Asik Asik Unik

Showing posts with label kisah inspiratif. Show all posts
Showing posts with label kisah inspiratif. Show all posts
Monday, 3 February 2014

Berlagak Sombong ? Lihat Yang Ini Dulu

Sungguh Maha Besar, Melihat Ciptaan-Nya saja Kita tidak mampu apalagi Melihat Allah SWT, Renungkanlah bahan bacaan di bawah ini semoga kita terhindar dari Perbuatan Sombong. Sesungguhnya kita Sangat Kecil di Mata ALLAH SWT.
Tim unikaneh.com mendapatkan beberapa gambar mengenai perbandingan ukuran bumi, diantara beberapa bagian di jagat raya ini.


Gambar menunjukkan besar bumi dibandingkan dengan planet2 yang ukurannya lebih kecil, yaitu : Venus, Mars, Mercury, dan Pluto.

Lalu kita lihat gambar di bawah ini…

Ini bumi dibandingkan dengan planet2 yang lebih besar.. Ada Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.

Selanjutnya…

Perhatikan Bumi apabila dibandingkan dengan Matahari.

Next…

Apabila dibandingkan dengan Arcturus, Matahari saja sudah terlihat sangat kecil, apalagi Bumi.
Sampai sini…

Dengan perbandingan diatas tadi, setidaknya kita menjadi sadar betapa kecilnya bumi, apalagi kita sebagai penghuninya. Terbayang jelas jagat raya yang sangat besar pada gambar skala-skala diatas. Bumi kita tidak kelihatan lagi di sini , bahkan matahari hanya sebesar debu

Antares adalah bintang ke-15 yang paling terang di angkasa. Sebenarnya masih banyak yang lebih besar lagi dari Antares, tapi belum ada bukti dan bahkan satelit huble tercanggihpun belum bisa memotretnya.

ane sempat berpikir juga… Siapakah kita…?
Layakkah kita sombong dihadapan ALLAH ?
Apakah tujuan hidup kita…?
Apa yang membuat hidup kita, manusia, berharga, mulia dihadapan ALLAH…?

Bumi saja yang menurut kalian besarnya cuma setitik, gimana kalian yang sangat kecil??? jadi.. tidaklah pantas manusia berjalan di atas muka bumi ini dengan sombong terhadap sesama makhluk Allah, apalagi berlaku sombong terhadap Penciptanya, Yang Maha Besar, Allah SWT.
Dan disini matahari sudah tak terlihat, bagaimana dengan bumi..?
Sunday, 1 December 2013

Ilmuwan Ukraina Membuktikan Kebenaran Tanda-Tanda Kiamat (Matahari Terbit Dari Barat), Lalu Memeluk Islam

Cuplikan video Jaziran Islam (Trans7) yang menayangkan penjelasan Dmitry Polakov tentang teori terbitnya matahari dari Barat. (YouTube)
Dmitry Polakov adalah ilmuwan Fisika yang berasal dari Ukraina. Sejak 8 tahun lalu pria berusia 38 tahun ini telah memeluk Islam. Semua karena eksperimen yang dia lakukan terkait tanda-tanda munculnya kiamat, yaitu terbitnya matahari dari Barat. Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda:
“Tidak akan terjadi kiamat sehingga matahari terbit dari tempat terbenamnya. Apabila ia telah terbit dari barat dan semua manusia melihat hal itu maka semua manusia akan beriman, dan itulah waktu yang tidak ada gunanya iman seseorang yang belum pernah beriman sebelum itu.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Dmitry Polakov menjelaskan dari kacamata ilmu pengetahuan mengenai teori terjadinya matahari terbit dari Barat.
Berikut ini adalah penjelasan Dmitry Polakov yang diwawancarai oleh Nadila Fitria dalam acara Jazirah Islam bertema “Islam di Ukraina” yang ditayangkan oleh stasiun TV Trans 7 tanggal 30 Juli 2013 pukul 05.15 WIB:
Dmitry Polakov:
Saya memeluk Islam karena hadits yang menyatakan Allah punya gerbang pengampunan. Dan gerbang pengampunan itu terbuka sampai sakaratul maut dan hingga matahari terbit dari barat.
Saya punya teman bernama Ivan. Kami berdua meneliti tentang mengapa bumi berputar pada porosnya. Selain bumi, tidak ada planet lain yang berputar pada porosnya. Tapi kami tahu ini bisa berubah Kami cari di internet mengenai bukti bumi bisa berputar sebaliknya.
Pada Islam, saya menemukan hadits seperti itu. Saya penasaran dan saya mulai belajar tentang Islam.
Kita punya matahari, dan kita punya bumi yang lebih kecil. Matahari tidak hanya memancarkan cahaya ke bumi, tapi juga mengirim solar wind (angin matahari). Semuanya datang ke bumi. Bumi kita mempunyai medan magnet. Angin matahari ini, ketika mencapai bumi akan memisahkan proton dan elektron.
Tetapi, seperti saya bilang, posisi kutub utara dan kutub selatan tidak diam di satu tempat, melainkan selalu berubah-ubah. Sekarang posisi kutub utara telah bergeser ke arah Rusia. Sekitar tahun 2002, jika saya tidak salah, posisi kutub utara berada di sekitar Kanada.
Kebudayaan kuno Cina sudah mengetahui akan hal ini. Columbus juga mengetahuinya. Akan datang masa, ketika kutub utara dan selatan bertukar tempat. Efeknya, rotasi bumi akan berputar ke arah yang berlawanan. Jadi suatu saat hal itu akan terjadi. Tetapi kapan terjadinya, wallahu’alam. Tetapi Nabi Muhammad SAW bersabda, “di saat seperti itulah pintu taubat akan ditutup”.
Nadila Fitria:
Sebelum kamu memeluk Islam, apakah Anda percaya dengan kiamat?
Dmitry Polakov:
Tidak.
Nadila Fitria:
Mengapa Anda tidak percaya?
Dmitry Polakov:
Masyarakat di sini berpikir, “ini agama, dan ini ilmu pengetahuan” (sambil menunjukkan tangan kiri dan tangan kanan terpisah di kiri kanan). Artinya, keduanya tidak dapat berdampingan. (Akibatnya) jika saya ilmuwan, saya harus jauh dari agama. Jika saya agamawan, saya harus jauh dari ilmu pengetahuan. Tapi dalam Islam, agama dan sains (ilmu pengetahuan) bisa bergandengan. Itulah sebabnya saya suka Islam. Sebab Islam membuat saya bisa meneliti.
Saat Anda meneliti, Anda akan mengerti kekuasaan Allah.
Saya memberitahu teman-teman tentang studi Al-Quran ini. Tapi mereka orang-orang Soviet lama. Pola pikir mereka masih seperti Soviet. Mereka hanya bilang, “Wow keren. Bisa terbukti ya”.
Ketika saya memeluk Islam karena teori itu, saya berhenti mempublikasikannya. Sebab di sini banyak orang tidak percaya pada agama. Jadi biarkan orang menemukan jalannya sendiri.


sumber : http://www.syahida.com/2013/12/75/ilmuwan-ukraina-membuktikan-tanda-tanda-kiamat-matahari-terbit-dari-barat-lalu-memeluk-islam/
Mirla Aulia Fakta, kisah inspiratif, unik
Sunday, 11 August 2013

Walaupun Kaya Raya, Wanita Ini Tetap Bekerja Menyapu Jalan

Yu Youzhen (53) bukan perempuan biasa. Warga kota Wuhan, China ini memiliki kekayaan yang luar biasa. Menurut harianSouth China Morning Post, Yu adalah pemilik 17 gedung apartemen di Wuhan dengan nilai aset sebesar 1,6 juta dollar AS atau lebih dari Rp 15 miliar. Namun, tak seperti orang kaya lainnya yang memilih bersantai menghitung kekayaan atau bepergian ke luar negeri, Yu tetap memilih bekerja di usianya yang sudah senja itu.

Yu Youzhen (53) meski sudah kaya raya tetap mempertahankan pekerjaan penyapu jalan kota Wuhan, China, yang sudah digelutinya sejak 1998.

Dan, pekerjaan yang dipilih Yu adalah petugas kebersihan kota dengan gaji hanya sekitar Rp 2 juta sebulan. Sudah sejak 1998, Yu bekerja sebagai petugas kebersihan kota. Dia harus bangun sejak pukul 3.00 dini hari, lalu bekerja selama enam jam penuh membersihkan ruas jalan sepanjang 3 km dari sampah dan kotoran lainnya. 

Tak hanya itu, Yu harus bekerja selama enam hari dalam sepekan. Sejatinya, Yu dan suaminya memang terlahir dari keluarga miskin dan terbiasa bekerja keras. Sejak 1980-an, Yu dan suaminya bekerja dari pagi hingga malam demi bisa menyisihkan sedikit uang. 

Jerih payah mereka terbayar, ketika mereka akhirnya bisa membangun rumah tiga lantai. Nah, beberapa ruangan di rumah tiga lantai inilah yang kemudian disewakan Yu untuk warga desa yang merantau ke Wuhan. Dengan menyewakan ruangan dengan harga 50 yuan atau sekitar Rp 75.000 sebulan, Yu bisa menyisihkan uang untuk membangun lebih banyak apartemen. Hanya dalam beberapa tahun, Yu sudah memiliki lima gedung apartemen. 

Kembali ke masa kini, banyak orang tak memahami mengapa Yu, yang sudah berkelimpahan uang, tetap bekerja sebagai pembersih jalanan. Apa sebenarnya motivasi Yu mempertahankan pekerjaannya? “Saya ingin menjadi contoh bagi putra dan putri saya. Seseorang tak bisa hanya duduk di rumah dan memakan semua kekayaannya,” kata Yu menjelaskan motivasinya. 

Bahkan Yu tak segan-segan memperingatkan kedua anaknya agar tak bermalas-malasan. “Jika mereka tak mau bekerja maka saya akan serahkan semua kekayaan saya kepada negara,” ujar Yu. Dan ancaman sang ibu ternyata cukup manjur. Putranya kini bekerja sebagai pengemudi di kawasan Donghu dengan gaji sekitar Rp 3 juta sebulan. Sementara putrinya bekerja sebagai karyawan sebuah perusahaan dengan penghasilan hampir Rp 5 juta sebulan.





sumber
Mirla Aulia kisah inspiratif, unik